KARYAWAN PT. LED MENUNTUT KEPASTIAN TERKAIT GAJI DAN JAMINAN SOSIAL

  • Jumat, 11 Agustus 2023 - 11:25:24 WIB
  • Administrator
KARYAWAN PT. LED MENUNTUT KEPASTIAN TERKAIT GAJI DAN JAMINAN SOSIAL

Selong 11/08/2023. Komisi II DPRD Kabupaten Lombok Timur mengadakan hearing bersama Karyawan PT Lombok Energy Dynamics (PT.LED) terkait dengan gaji, jaminan sosial, dan keselamatan kerja Karyawan yang belum terpenuhi. Turut di undang adalah kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Timur, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Lombok Timur, Bagian Hukum Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, Direktru BPJS dan Direktur PT. LED. Rapat di pimpin langsung oleh ketua Komisi II DPRD Kabupaten Lombok Timur Waes Al Qarni.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh perwakilan karyawan, terdapat empat poin tuntutan yang diutarakan: pertama, Gaji 6x Belum Terbayarkan: Karyawan mengungkapkan bahwa gaji mereka yang seharusnya telah dibayarkan sebanyak enam kali belum diterima. Mereka menilai ini sebagai ketidakpastian yang merugikan bagi kestabilan keuangan pribadi dan keluarga mereka.

Kedua, BPJS Kesehatan Tidak Aktifm, Selain itu, karyawan juga mengungkapkan bahwa layanan BPJS Kesehatan yang seharusnya menjadi jaminan kesehatan mereka tidak aktif. Hal ini menyebabkan keresahan di kalangan karyawan mengenai ketersediaan layanan kesehatan saat diperlukan.

Ketiga,  BPJS Ketenagakerjaan Tidak Terbayarkan Sejak 2022: Karyawan juga menyoroti bahwa kontribusi BPJS Ketenagakerjaan mereka tidak terbayarkan sejak tahun 2022. Ini menciptakan ketidakpastian mengenai perlindungan terhadap risiko ketenagakerjaan. dan

Keempat, Keterbatasan Alat Pelindung Diri (APD): Karyawan juga menunjukkan keprihatinan mengenai jumlah yang terbatas dari alat pelindung diri (APD) yang disediakan. APD yang memadai merupakan bagian penting dalam memastikan keselamatan karyawan di lapangan.

Dirut PT. LED, Tirto, memberikan tanggapan atas tuntutan karyawan tersebut. Hari senin kemarin (30/07/2023) PTUN baru saja memutuskan PT. LED telah melewati masa kepailitan dan saat ini mempunyai manajemen yang baru, serta tengah berupaya memulihkan kondisi keuangan. Manajemen mengungkapkan komitmen mereka untuk membayar gaji karyawan setelah menerima pembayaran dari PLN, yang mereka sampaikan tengah berlangsung.

Kadis Sosial H. Suroto juga memberikan pandangannya terkait situasi ini. Dia meminta manajemen perusahaan untuk memperbarui data karyawan yang aktif dan tidak aktif guna mendukung pengambilan keputusan di Dinas Sosial. Sebab ungakapnya banyak yang terjadi masyarakat kita mendapat masalah terkait BPJS yang sudah tidak terbayarkan karena masyrakat tersebut sudah tidak terdaftar lagi di perusahaan dan perusahaan belum berkoordinasi dengan BPJS sehingga ini menimbulkan tunggakan pembayaran BPJS, karena untuk dapat memakai BPJS yang sebagaimana fungsinya harus melunasi tunggakan tersebut. Untuk itu Dinas sosial meminta perusahaan untuk memperbarui data dan segera dikoordinasikan dengan pihak BPJS.

Dari hasil Hearing ini Komisi II DPRD Lombok Timur menyarankan agar permasalahan ini dapat diselesaikan melalui mediasi oleh Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) guna memastikan penyelesaian sesuai dengan prosedur.

Disnakertrans, sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam penyelesaian masalah ketenagakerjaan, menyatakan kesiapan mereka untuk memediasi permasalahan ini agar dapat diatasi dengan cara yang sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku.

Kondisi ini menunjukkan adanya tantangan yang kompleks yang dihadapi oleh PT LED Lombok Energi Dinamic dalam menghadapi tuntutan karyawan serta upaya manajemen untuk memulihkan kondisi keuangan perusahaan. Semua pihak berharap adanya solusi yang adil dan sesuai dengan hukum untuk menjaga hak dan kesejahteraan karyawan serta kelangsungan perusahaan.

  • Jumat, 11 Agustus 2023 - 11:25:24 WIB
  • Administrator

Berita Terkait Lainnya