Komisi III DPRD Lombok Timur Terima Hearing LK2T Terkait PDAM

  • Kamis, 18 Agustus 2022 - 10:14:27 WIB
  • Administrator
Komisi III DPRD Lombok Timur Terima Hearing LK2T Terkait PDAM

Senin (15/08/2022) Komisi III DPRD Kabupaten Lombok Timur menerima hearing dari Pengurus Lembaga Kajian Kebijakan dan Transparansi (LK2T) terkait dengan Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Lombok Timur.

Hearing yang dipimpin oleh Ketua Komisi H.L. Hasan Rahman, S.Pt., M.Si., dihadiri oleh Wakil Ketua M. Badran Achsyid, SE, beserta anggota Komisi III DPRD Kab. Lombok Timur, Bagian Ekonomi Setda Lotim, dan Mudahan Plt. Direktur PDAM Lombok Timur.

Koordinator LK2T, Karomi mempertanyakan tata kelola PDAM yang belum profesional.

“Selama ini sudah baikkah PDAM dikelola?, sedangkan masih banyak kekurangannya laporan manajemen keuangan, pelayanannya yang masih buruk, namun PDAM saat ini menaikan tarif”.

Karomi juga mempertanyakan tentang kontrol DPRD dan penunjukan Plt. Direktur yang cukup lama yang tidak sesuai dengan PP 54 Tahun 2017. LK2T juga menyampaikan tentang instalasi air yang membludak namun tidak ada air.

Menanggapi hal tersebut, Plt Direktur PDAM, Mudahan menyampaikan tentang perkembangan PDAM yang baru saja selesai dilakukan audit KAP dan audit kinerja oleh BPKP. Terkait dengan audit KAP, di akhir tahun 2021 PDAM masuk kategori wajar, yang mana di akhir tahun terdapat saldo sekitar 3M.

Sehingga melalui hasil audit BPKP, perusahaan sudah dinyatakan sehat, karena sudah ada perubahan-perubahan yang dilakukan dari tahun 2020 ke tahun 2021. Sehingga deviden di 2019, 2020 bisa kami bayarkan dan juga yang di 2021.

Terkait dengan adanya mis manajemen, Mudahan menambahkan telah menemukan kebijakan-kebijakan yang harus dipangkas sehingga tidak terjadi administrasi yang panjang,

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa kebijakan pemangkasan administrasi sudah dilakukan dalam pembacaan meter secara elektronik, tidak lagi dilakukan secara manual. Dan setiap pembayaran langsung disetorkan ke Bank, sehingga tidak ada lagi yang mengendap di bendahara cabang, sebagaimana saran-saran dari Ketua Komisi pada saat sidak ke PDAM.

“Terkait dengan pelayanan yang dilakukan pada tahun 2022 sudah membangun resorpoar di Suele dan didistribusikan ke desa-desa. Untuk wilayah Senang didistribusikan dari Apitaik, meskipun pelayanannya masih belum menyeluruh,” ungkapnya.

Sementara itu L. M. Irwan dari Bagian Ekonomi menjelaskan telah melakukan pembinaan terhadap BUMD yang ada di Kabupaten Lombok Timur. Setiap 3 bulan mengevaluasi neraca, melakukan monitoring, dan kondisi saat ini sudah ada peningkatan daripada sebelumnya. Sehingga menurut Irwan penugasan Plt Direktur masih dipertimbangkan karena masih dibutuhkan berbagai upaya peningkatan-peningkatan dalam pengelolaannya.

Yuza, Ketua LK2T kembali mempertanyakan terkait seperti apa laporan yang baik, dalam paparan yang disampaikan bahwa ketersediaan air tidak sebanding dengan kebutuhan pelanggan. Kemudian tarif dinaikkan, sedangkan pelayanannya tidak maksimal. Terkait hasil audit, adanya hutang piutang yang tidak dijelaskan dalam laporan RKAP, dan juga belanja yang dilakukan di akhir tahun.

Wakil Ketua DPRD, Badran Achsyid menyampaikan bahwa untuk PDAM yang di Lombok Timur ini adalah Perusahaan Jasa berbeda dengan di Jawa atau daerah lain yang mengambil air dari sungai yang kemudian dikelola kembali, sehingga biaya produksinya cukup tinggi. Juga kebutuhan air bersih, yang seringkali terjadi pada saat hujan air menjadi sangat keruh. Sehingga jika rencana kenaikan harga ini dilaksanakan seharusnya memang pelayanannya juga harus lebih ditingkatkan.

Sedangkan Ketua Komisi III, Hasan Rahman menegaskan bahwa kehadiran semua pihak pada hearing tersebut untuk mencari solusi. Mengenai penugasan Plt Direktur, memang sebagai ASN harus tunduk dan hormat kepada atasan.

“Terkait laporan-laporan akan ditindak lanjuti dan disampaikan pada Rapat Paripurna. Rencana kenaikan tarif harus benar-benar disosialisasikan terutama kepada semua pelanggan,” paparnya.

Ia berharap dengan adanya kontrol terus menerus dari masyarakat, mudah-mudahan perusahaan daerah menjadi semakin lebih baik di tahun-tahun yang akan datang. ()

  • Kamis, 18 Agustus 2022 - 10:14:27 WIB
  • Administrator

Berita Terkait Lainnya