DPRD LOTIM SETUJU PEMOTONGAN 50% ANGGARAN ASPIRASI

  • Rabu, 27 Mei 2020 - 09:48:53 WIB
  • Administrator
DPRD LOTIM SETUJU PEMOTONGAN 50% ANGGARAN ASPIRASI

Selong 20/5/2020. Dalam rangka penanganan dan antisipasi dampak pandemi Covid-19, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Lombok Timur bersama DPRD Kabupaten Lombok Timur melakukan Rapat terkait Recofusing dan realokasi Anggaran.

Dalam rapat yang dihadiri Tim Anggaran Pemerintah Daerah, beserta Pimpinan Dewan, Pimpinan AKD dan anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Lombok Timur. Rapat ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lombok Timur H. Daeng Paelori, dalam hal ini ia meminta laporan, progress pelaksanaan anggaran tahun 2020 termasuk juga pelksanaan anggaran pokok-pokok pikiran dewan yang sudah ada sehingga dapat diketahui oleh seluruh anggota dewan

“Selain itu untuk rencana penyesuaian pokir-pokir yang mana saja yang akan disesuaikan” pungkas H. Daeng Paelori, SE

H. Hasni, SE,. MAK memaparkan pemotongan pagu untuk penyesuaian APBD Tahun 2020 yang salah satunya adalah Dana Aspirasi DPRD sebesar 50% atau sebesar 50 Miliyar dari total kebutuhan Anggaran untuk penyesuaian sebesar 114 miliyar.

Selanjutnya H. Hasni, SE.,MAK menjelaskan sesuai pertemuan kita minggu lalu kami sudah melakukan pemetaan, ada pekerjaan yang sudah selesai, ada yang baru berjalan dan ada yang baru kontraknya saja dan ada 9 Anggota DPRD yang sudah melebihi 50% realisasinya.” Pungkasnya

Adapun laporan penggunaan APBD Tahun 2020 untuk penanganan Pandemi Covid 19 dimana prioritas yang diutamakan yaitu penanganan Kesehatan, Penanganan Ekonomi dan penyediaan jaring pengaman sosial yang pada tahap pertama sebesar 34 miliyar, tahap kedua 73 miliyar dan tahap ketiga sebesar 5 miliyar sehingga totalnya sebesar 102 miliyar lebih dan laporan belanja tidak terduga dalam APBD tahun 2020 sebesar 18 Miliyar per tanggal 20 April 2020.

H. Hasni, SE,. MAK juga menjelaskan “Bahwa pemotongan pagu untuk penyesuaian APBD 2020 Kami juga sudah laporkan ke Kementrian Keuangan, Paparan hari ini kami mohon ada kesepakatan, untuk dituangkan dalam Peraturan Bpati. Kesepakatan kita hari ini yang menjadi dasar kami untuk di komunikasikan dengan OPD terkait.” Jelasnya.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       

Selanjutnya H. L. Hasan Rahman, S.Pt., M.Si menjelaskan bahwa sudah ada pembicaraan dengan Bupati terkait hal ini, apabla DAU akan dikembalikan oleh pusat, maka anggaran pokir-pokir  DPRD menjadi perhatian untuk dimasukkan lagi pada Anggaran perubahan 2020. Dan apabila tidak ada pengembalian pada tahun anggaran ini maka akan dimasukkan pada Anggaran 2021.

Dalam rapat ini DPRD menyetujui untuk dilakukannya pemotongan dana aspirasi/pokir-pokir Dewan sebesar 50% atau 50 Milyar. DPRD Lotim tidak seperti yang diberitakan, kami tidak menghalangi program penanganan Covid-19 ini, Refocusing dan realokasi APBD kita setujui” Tegas H. Daeng Paelori, SE.

  • Rabu, 27 Mei 2020 - 09:48:53 WIB
  • Administrator

Berita Terkait Lainnya

Tidak ada artikel terkait